web counter

Asmaul Husna, 99 Arti Nama-nama Baik Allah Swt – Nasional Katadata.co.id

Asmaul husna dari dari istilah bahasa arab yakni Al-Asmaa yang berarti nama-nama. Ada beberapa nama Allah SWT dengan tambahan al-Husna yang bermakna baik atau latif. Sedangkan dari kata, asmaul husna bermakna nama-nama yang indah bagi Allah SWT. Asmaul Husna hanya layak dimiliki sang Allah SWT atas kebesaran & keagungan-Nya.

Asmaul husna mempunyai sifat yg paripurna, sedangkan nama-nama baik bagi insan terdapat banyak kelemahan. Di dalam buku asbabunnuzul dijelaskan tentang turunnya nama-nama Allah, yakni ketika Rasulullah melakukan shalat di Mekah dan berdoa dengan mengucapkan, “Ya Rahman, Ya Rahim”.

Kemudian ucapan Rasulullah ketika menyebut Asmaul Husna tersebut didengar sebagian kaum musyrik & mereka mengungkapkan, “Perhatikan orang yang murtad dari agamanya, beliau melarang kita menyeru dua Tuhan dan beliau sendiri menyeru dua Tuhan.”

Atas kejadian tersebut maka turunlah Surat Al-Isra:110 yang berbunyi:

قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا

Artinya:Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yg mana saja engkauseru, Dia memiliki al asmaaul husna & janganlah engkaumengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah jua merendahkannya & carilah jalan tengah pada antara ke 2 itu”.

Berdasarkan surat tersebut, kaum musyrikin menduga bahwa Rasulullah SAW menyebut nama Allah & Ar-Rahman karena pengetahuan mereka sebatas tahu bahwa pada daerah Yamamah terdapat orang yg bernama Rahman. Dengan turunnya ayat tadi, secara langsung mematahkan dugaan kaum musyrikin.

Selanjutnya, Allah SWT berfirman:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Hanya milik Allah Asmaul Husna maka memohonlah pada-Nya menggunakan menyebut Asmaul Husna itu & tinggalkanlah orang-orang yg menyimpang berdasarkan kebenaran pada nama-nama Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yg sudah mereka kerjakan”. (Q.S. Al-A’raf:180).

Berikut keajaiban nama Allah SWT pada 99 Asmaul Husna:

Ar Rahman: Yang Maha Pengasih

Ar Rahiim: Yang Maha Penyayang

Al Malik: Yang Maha Merajai

Al Quddus: Yang Maha Suci

As Salaam: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

Al Mu’min: Yang Maha Memberi Keamanan

Al Muhaimin: Yang Maha Mengatur

Al ‘Aziiz: Yang Maha Perkasa

Al Jabbar: Yang Memiliki Kegagahan

Al Mutakabbir: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran

Al Khalik: Yang Maha Pencipta

Al Baari’: Yang Maha Melepaskan

Al Mushawwir: Yang Maha Membentuk Rupa

Al Ghaffaar: Yang Maha Pengampun

Al Qahhaar: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu

Al Wahhaab: Yang Maha Pemberi Karunia

Ar Razzaaq: Yang Maha Pemberi Rezeki

Al Fattaah: Yang Maha Pembuka Rahmat

Al ‘Aliim: Yang Maha Mengetahui

Al Qaabidh: Yang Maha Menyempitkan

Al Baasith: Yang Maha Melapangkan

Al Khaafidh: Yang Maha Merendahkan

Ar Raafi’: Yang Maha Meninggikan

Al Mu’izz: Yang Maha Memuliakan

Al Mudzil: Yang Maha Menghinakan

Al Samii’: Yang Maha Mendengar

Al Bashiir: Yang Maha Melihat

Al Hakam: Yang Maha Menetapkan

Al ‘Adl: Yang Maha Adil

Al Lathiif: Yang Maha Lembut

Al Khabiir: Yang Maha Mengenal

Al Haliim: Yang Maha Penyantun

Al ‘Azhiim: Yang Maha Agung

Al Ghafuur: Yang Maha Memberi Pengampunan

As Syakuur: Yang Maha Pembalas Budi

Al ‘Aliy: Yang Maha Tinggi

Al Kabiir: Yang Maha Besar

Al Hafizh: Yang Maha Memelihara

Al Muqiit: Yang Maha Pemberi Kecukupan

Al Hasiib: Yang Maha Membuat Perhitungan

Al Jaliil: Yang Maha Luhur

Al Kariim: Yang Maha Pemurah

Ar Raqiib: Yang Maha Mengawasi

Al Mujiib: Yang Maha Mengabulkan

Al Waasi’: Yang Maha Luas

Al Hakim: Yang Maha Bijaksana

Al Waduud: Yang Maha Mengasihi

Al Majiid: Yang Maha Mulia

Al Baa’its: Yang Maha Membangkitkan

As Syahiid: Yang Maha Menyaksikan

Al Haqq: Yang Maha Benar

Al Wakiil: Yang Maha Memelihara

Al Qawiyyu: Yang Maha Kuat

Al Matiin: Yang Maha Kukuh

Al Waliyy: Yang Maha Melindungi

Al Hamiid: Yang Maha Terpuji

Al Muhshii: Yang Maha Mengalkulasi

Al Mubdi’: Yang Maha Memulai

Al Mu’iid: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

Al Muhyii: Yang Maha Menghidupkan

Al Mumiitu: Yang Maha Mematikan

Al Hayyu: Yang Maha Hidup

Al Qayyuum: Yang Maha Mandiri

Al Waajid: Yang Maha Penemu

Al Maajid: Yang Maha Mulia

Al Wahid: Yang Maha Tunggal

Al Ahad: Yang Maha Esa

As Shamad: Yang Maha Dibutuhkan

Al Qaadir: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

Al Muqtadir: Yang Maha Berkuasa

Al Muqaddim: Yang Maha Mendahulukan

Al Mu’akkhir: Yang Maha Mengakhirkan

Al Awwal: Yang Maha Awal

Al Aakhir: Yang Maha Akhir

Az Zhaahir: Yang Maha Nyata

Al Baathin: Yang Maha Ghaib

Al Waali: Yang Maha Memerintah

Al Muta’aalii: Yang Maha Tinggi

Al Barru: Yang Maha Penderma

At Tawwaab: Yang Maha Penerima Taubat

Al Muntaqim: Yang Maha Pemberi Balasan

Al Afuww: Yang Maha Pemaaf

Ar Ra’uuf: Yang Maha Pengasuh

Malikul Mulk: Yang Maha Penguasa Kerajaan

Dzul Jalaali WalIkraam: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

Al Muqsith: Yang Maha Pemberi Keadilan

Al Jamii’: Yang Maha Mengumpulkan

Al Ghaniyy: Yang Maha Kaya

Al Mughnii: Yang Maha Pemberi Kekayaan

Al Maani: Yang Maha Mencegah

Ad Dhaar: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

An Nafii’: Yang Maha Memberi Manfaat

An Nuur: Yang Maha Bercahaya

Al Haadii: Yang Maha Pemberi Petunjuk

Badii’: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya

Al Baaqii: Yang Maha Kekal

Al Waarits: Yang Maha Pewaris

Ar Rasyiid: Yang Maha Pandai

As Shabuur: Yang Maha Sabar